Simbol Bordir Sekolah Aceh 

Posted: 25 March 2017 in Uncategorized

MTS CALANG 


Hubungi 0811 6855 111  (Hidayat)

Formasi CPNS BIREUEN

Posted: 23 August 2014 in Uncategorized

Formasi CPNS BIREUEN

 
Bireuen Terima   CPINS Jalur Umum

Pemkab Bireuen tahun ini akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS) melalui formasi umum.Jumlah formasi yang disediakan sebanyak 122 orang. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikandan Pelatihan  (BKPP) Bireuen, M Isa, kemarin, menyebutkan, I22 formasi yang diterima terdiri atas tenaga kependidikan  (guru) 42 orang, tenaga kesehatan 38 orang, derri tenaga teknis 42 orang.”Pendaftaran dibuka  melalui website Menpan RB. Syarat-syarat dan waktu pendaftaran dapat dilihat diwebsite tersebut. Kita hanya menyediakan lokasi ujian pada waktu yang akan ditetapkan Menpan,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada siapa saja yang ingin mengikuti tes CPNS formasi urnum di Bireuen agarsering membuka website Menpan.”Harapan kita tes CPNS di Bireuen bisa beijalan lancar,’ pungkas M Isa.

Rincian Formasi CPNS Bireuen

Guru: 51 Penjaskes 20 orang,

S1 Kesenian 5 orang, S1 PGSD 5  orang

S1 PAl 5 orang, dan S1 Bimpen 7 orang

Tenaga kesehatan:

S1 farmasi 5 orang, S1 apoteker 3 orang,  Dokter umum 5 orang, Dokter gigi 3 orang, perawat gigi 4 orang, S1 gizi 3 orang, D3 fisioterapi 3 orang, D3 teknik gigi 2 orang, dan D3  Kebidanan 5 orang

Tenaga teknis:

Sl perpajakan 3 orang, D3 ekonomi perpajakan 3  D3 komputer akuntansi 3 orang, S1 ekonomi akuntasi 5 orang S1 ekonomi pembangunan 2 orang, S1 hukum 5 orang, S1 Sosiologi 5 orang, S1 Syariah 1 orang, S1 Teknik Sipil 3 orang, S1 planologi 1 orang

S1 pertambangan 2 orang, Ahli pengeboran 1 orang, S1 teknik material 2 orang,
S1 manajemen 2 orang, D3 agribisnis 2 orang, Sl  teknik mesin 2 orang, dan S1 teknik elektro 2 Orang

Abdya Terima 66 CPNS

Posted: 23 August 2014 in Uncategorized

Formasi CPNS Abdya Aceh Barat Daya

 
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) membuka formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 sebanyak 66 orang. Masing-masing untuk bidang administrasi, kesehatan, dan pendidikan. Namun, hingga kemarin, Jumat (22/8), pendaftaran secara online belum bisa dilakukan karena masih menunggu penetapan formasi itu dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) RI.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Abdya, Edi Daryanto SE mengatakan Pemkab menetapkan formasi 66 orang untuk tiga bidang itu sesuai sesuai formasi diberikan Menpan dan RB. “Rincian jumlah formasi dan kualifikasi pendidikan masing-masing bidang itu sudah dikirim ke Menpan dan RB, tinggal menunggu ditetapkan,” kata Edi Daryanto menjawab Serambi kemarin.

Namun, menurutnya karena formasi itu belum ditetapkan, maka informasi tentang penerimaan CPNS Abdya hingga kemarin belum dapat diakses melalui situs https://panselnas.menpan.go.id atau melalui http://sscn.bkn.go.id. Pendaftaran secara online juga belum dapat dilaksanakan, meski secara nasional sudah dibuka sejak Rabu (20/8) lalu.

Sementara itu, meski belum ada penetapan dari Menpan dan RB, sudah ada sejumlah peminat ingin mendaftar. Bahkan, mereka mengaku kecewa karena belum ada informasi tentang penerimaan CPNS Abdya ketika dibuka di website https://panselnas.menpan.go.id atau melalui http://sscn.bkn.go.id.

Ditanya apakah akan bakal terlambat pendaftaran mengingat sebagian daerah lain ada sudah bisa mendaftar secara online, Kepala BKPP Abdya, Edi Daryanto memastikan tidak akan terlambat. Pasalnya pendaftaran secara online yang mulai dibuka 20 Agustus akan berakhir 29 September 2014. Sedangkan penetapan rincian formasi CPNS Abdya dari Menpan dan RB akan segera keluar.

Sementara itu, kemarin hal sama disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Simeulue, Jamirul Saleh kepada Serambi di Sinabang. Menurutnya, di daerah kepulauan itu juga belum keluar penetapan dari pusat terhadap jumlah CPNS bakal diterima di kabupaten itu yang nanti pendaftarannya juga secara online. Menurutnya, hingga kini pihaknya juga terus memantau di internet dan ketika sudah keluar formasinya, maka langsung diumumkan, bahkan ia mengatakan BKPP setempat telah mengutuskan dua orang untuk mempertanyakan hal ini ke pusat. 

Karena itu, ia mengatakan untuk sementara, jika ada informasi soal formasi CPNS di kabupaten itu, itu hanya isu tak benar. Dampak belum keluarnya jumlah formasi CPNS itu, banyak calon pelamar dari kecamatan di kabupaten itu kecewa lantaran sudah jauh-jauh ke Sinabang yang memakan waktu perjalanan dua hingga empat jam,  tapi belum bisa mendaftar online. (c48)

Ada beberapa peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadhan dimana pada sebagian peristiwa itu Rasulullah menjadi saksinya. Salah satunya pada tanggal 17 Ramadhan ada satu peristiwa yang paling agung dalam sejarah Ramadhan sepanjang masa ialah turunnya Al-Qur’an dari ayat pertama hingga kelima Surah Al-Alaq, peristiwa ini sekaligus penetapan kerasulan Muhammad SAW ketika beliau berumur 40 Tahun.

Masih banyak peristiwa penting yang terjadi bertepatan dengan bulan Ramadhan. Setidaknya ada 25 peristiwa yang berhasil saya himpun dari berbagai sumber referensi. Berikut peristiwa penting yang pernah terjadi pada Bulan Ramadhan:
  1. Awal mula turunnya Al-Qur’an, karena peristiwa ini pula Bulan Ramadhan disebut Syahrul Qur’an atau Bulan Al-Qur’an.
  2. Pada Bulan Al-Qur’an ini pula dilangsungkannya pernikahan Rasulullah dengan Hafshah binti Umar bin Khatab serta Zainab binti Khuzaimah.
  3. Begitu juga pernikahan Syaidina Ali dan Fatimah terjadi pada Bulan Ramadhan.
  4. Kematian putri Rasulullah SAW, Ruqoyah juga bertepatan dengan Bulan Ramadhan.
  5. Runtuhnya Masjid Adh-Dhirar milik orang-orang munafik.
  6. Datangnya rombongan delegasi kaum Tsaqif yang ingin masuk Islam.
  7. Pada Ramadhan tahun Ke-2 Hijriyah, terjadi peperangan besar yaitu perang Badar Al-Kubra. Peperangan ini dimenangkan oleh kaum muslimin, inilah kemenangan agung pertama pejuang-pejuang Islam dalam menentang kemusyrikan dan kebatilan.
  8. Pada Ramadhan tahun Ke-2 Hijriyah ini pula zakat fitrah mulai disyariatkan.
  9. Pada Ramadhan tahun Ke-5 Hijriyah, para pejuang Islam membuat persiapan untuk menghadapi musuh saat perang Khandaq. Sedangkan perangnya terjadi pada bulan Syawal dan dimenangkan kembali oleh umat Islam.
  10. Pada Ramadhan tahun Ke-8 Hijriyah, penaklukan kota Makkah atau Fathu Makkah. Tanggal 10 Ramadhan Rasulullah dan para sahabat meninggalkan Madinah menuju Makkah dalam keadaan berpuasa. Ketika sampai di Al-Kadid, Rasulullah berbuka karena bermusafir, kemudian pada 21 Ramadhan barulah Rasulullah memasuki kota Makkah.
  11. Pada Ramadhan di tahun yang sama Ke-8 Hijriyah Rasulullah mengutus sahabat agar merobohkan berhala kaum kafir Quraisy. Khalid bin al-Walid merobohkan berhala Al-‘Uza, Amr bin Al-‘Ash merobohkan berhala Suwa’ dan Sa’d bin Zaid Al-Asyhali merobohkan berhala Al-Manat.
  12. Tercatat sebanyak 6 kali Rasulullah melakukan peperangan melawan kaum kafir Quraishy, salah satunya adalah perang Tabuk yang juga terjadi pada bulan Ramadhan tahun ke-9 Hijriyah.
  13. Di tahun yang sama ke-9 Hijriyah, rombongan dari kota Taif tiba di Madinah kemudian memeluk agama Islam di hadapan Rasulullah dan mereka turut berpuasa bersama umat Islam di Madinah.
  14. Masih bulan Ramadhan tahun ke-9 Hijriyah, rombongan Raja Himyar tiba di Madinah untuk masuk Islam. Rasulullah menuliskan beberapa panduan tentang hak dan kewajiban mereka. Catatan ini merupakan salah satu dokumen penting di dalam sejarah perundangan Islam.
  15. Pada Ramadhan tahun Ke-10 Hijriyah, Rasulullah mengutus rombongan yang diketuai Ali bin Abi Thalib ke negeri Yaman dengan membawa bersamanya surat Rasulullah untuk penduduk Yaman, yaitu suku Hamdan yang kesemuanya kemudian memeluk Islam dalam satu hari!
  16. Pada Ramadhan tahun Ke-53 Hijriyah pejuang Islam dapat menaklukkan pulau Rudes.
  17. Pada Ramadhan tahun Ke-91 Hijriyah pejuang Islam pertama mendarat di Selatan Andalus.
  18. Pada 28 Ramadhan tahun Ke-92 Hijriyah panglima pejuang Islam Tariq bin Ziyad berhasil mengusai selat Giblatar (Jabal Thoriq) Andalus dan mengalahkan Raja Rodrik dalam peperangan sengit.
  19. Pada Ramadhan tahun Ke-129 Hijriyah mula muncul di Khurasan pendukung pengasas Kerajaan Bani Abbas dilantik sebagai Khalifah Al-Abbasiyyah yang pertama.
  20. Pada bulan Ramadhan tahun Ke-132 Hijriyah berakhirnya pemerintahan Bani Umaiyyah dan pada masa yang sama Abu Al-Abbas dilantik sebagai Khalifah Al-Abbasiyyah yang pertama.
  21. Pada bulan Ramadhan tahun Ke-361 Hijriyah Al-Jami’ah Al-Azhar selesai dibina untuk kegunaan tempat mengajarkan ilmu-ilmu Arab dan syara’.
  22. Pada hari Jumat 25 Ramadhan tahun Ke-479 Hijriyah, masuknya Islam di benua biru dalam perang “Zulaaqoh” di Andalus (sekarang Portugal dan Spanyol) dipimpin oleh panglima Perang Yusuf bin Yasyfin melawan tentara Perancis dibawah kepimpinan Alfonso 6.
  23. Pada Ramadhan tahun Ke-584 Hijriyah Salahuddin Al-Ayyubi dapat mengalahkan kaum Salib dan membebaskan semula sebahagian besar negeri yang pernah dikuasai oleh pihak kaum Salib (Kristian).
  24. Pada 15 Ramadhan tahun Ke-658 Hijriyah atau 3 September 1260 M, kerajaan Mamalik dapat mengalahkan dan membendung kemarahan pasukan Mongol atau tentara Tartar di ‘Ain Jalud yang akan memasuki Mesir dengan maksud menguasai seluruh negeri Islam melalui Mesir.
  25. Pada Ramadhan Tahun Ke-1393 Hijriyah atau 1973 M, kemenangan muslim atas pasukan Salib dengan merebut kembali tanah Palestina yang sebelumnya direbut oleh Zionis Yahudi.
Semoga peristiwa-peristiwa diatas dapat semakin mengukuhkan kita untuk mengakui akan kemuliaan bulan suci Ramadhan. Karena Bulan Ramadhan adalah bulan yang begitu istimewa, selain karena berkah, rahmat dan ampunan Allah begitu deras mengalir untuk para hambanya.
Mumia Firaun(Ramses II)
Mumia Ramesses II Pada pertengahan tahun 1975, Presiden Perancis menawarkan kerajaan Mesir bantuan untuk meneliti, mempelajari dan menganalisis mumia Firaun, Ramasses II yang sangat terkenal.
Firaun yang dikatakan hidup di zaman Nabi Musa yang akhirnya mati tenggelam dalam Laut Merah ketika mengejar Musa dan para pengikut baginda yang melarikan diri daripada kekejamannya.
Mesir menyambut baik tawaran itu dan membenarkan mumia itu diterbangkan ke Paris. Malah ketika sampai di sana kedatangan mumia itu disambut dengan pesta dan majlis keramaian. Ini termasuklah apabila Mitterand dan para pemimpin Perancis yang lain tunduk hormat ketika mumia itu dibawa lalu di hadapan mereka.
Mumia itu kemudiannya diletakkan di ruang khas di Pusat Arkeologi Perancis. Di situ ia bakal diperiksa sekali gus membongkar rahsianya oleh para pakar, doktor bedah dan autopsi Perancis yang dipimpin oleh doktor yang sangat terkenal, Prof. Dr. Maurice Bucaille.
Prof. Dr. Maurice Bucaille Bucaille adalah seorang pakar bedah kenamaan Perancis yang dilahirkan di Pont-L’Eveque pada 19 Julai 1920. Memulakan kerjaya di bidang perubatan am dan pada tahun 1945 beliau diiktiraf sebagai pakar di bidang gastroentorologi.
Ramai kerabat diraja dan keluarga pemimpin dunia menggunakan khidmat Dr. Bucaille, termasuk Raja Faisal Arab Saudi dan pemimpin Mesir, Anwar Sadat.
Kesempatan untuk membedah dan menyiasat mumia Firaun ini di manfaat sepenuhnya oleh Bucaille. Beliau mengerah seluruh tenaga dan pengalamannya untuk membongkar misteri di sebalik kematian raja Mesir kuno itu. hasilnya sangat mengejutkan.
Dr. Bucaille menjumpai sisa-sisa garam yang masih melekat pada jasad mumia tersebut sebagai bukti terbesar bahawa Firaun mati akibat tenggelam di dalam laut. Iaitu jasadnya segera dikeluarkan dari laut, ‘dirawat’ segera dan dijadikan mumia supaya jasad itu tidak buruk.
Namun penemuan itu menimbulkan persoalan yang sangat besar kepada Dr. Bucaille. Bagaimana jasad tersebut masih dalam keadaan sangat baik berbanding jasad-jasad yang lazimnya tenggelam dan dikeluarkan daripada laut? Beliau menyiapkan sebuah laporan akhir yang dipercayainya sebagai penemuan baru, iaitu proses menyelamatkan mayat Firaun dari laut dan kaedah pengawetannya.
Laporan tersebut diterbitkan dengan tajuk; Mumia Firaun: Sebuah Penelitian Perubatan Moden (tajuk asalnya; Les Momies Des Pharaons Et La Midecine).
Ekoran penerbitan laporan itu, Dr Bucaille dianugerah penghargaan tertinggi kerajaan iaitu Le Prix Diane Potier-Boes (Penghargaan Dalam Sejarah) oleh Academie Frantaise dan anugerah Prix General daripada Academie Nationale De Medicine, Perancis.
Kisah Firaun Di Dalam Al-Quran Namun seorang rakan sempat membisikkan kepada Dr. Bucaille bahawa penemuan ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. “Jangan panik kerana sesungguhnya umat Islam telah mengetahui tentang peristiwa Firaun yang mati lemas dan mayatnya dipelihara sehingga ke hari ini!”
Namun kata-kata itu ditentang keras oleh Dr. Bucaille kerana beliau menganggap sangat mustahil. Baginya membongkar sesebuah misteri yang berlaku lama dahulu tidak mungkin dapat diketahui kecuali dengan perkembangan teknologi moden, peralatan dan makmal canggih.
Hakikatnya Dr. Bucaille menjadi serba salah dan bingung apabila diberitahu bahawa al-Quran yang diyakini dan dipercayai oleh umat Islam telah pun meriwayatkan kisah tenggelamnya Firaun dan kemudian mayatnya diselamatkan.
Beliau tertanya-tanya, bagaimana perkara seperti itu dapat diterima oleh akal kerana mumia itu baru sahaja ditemui sekitar tahun 1898. Sedangkan al-Quran telah ada di tangan umat Islam sejak 1400 tahun yang lalu.
Sambil mata tidak terlepas dari memandang mumia Firauan yang terbujur di hadapannya, Dr. Bucaille terus tertanya-tanya bagaimana al-Quran dapat menyatakan kisah Firaun yang jasadnya diselamatkan dari hancur sejak ribuan tahun lalu.
“Adakah masuk akal ,di hadapanku ini adalah Firaun yang cuba menangkap Musa? Apakah masuk akal Muhammad mengetahui hal sejarah ini? Pada hal kejadian Musa dikejar Firaun telah berlaku sebelum al-Quran diturunkan,” kata hatinya sendirian.
Beliau mendapatkan kitab Injil yang di dalamnya hanya menyatakan Firaun tenggelam di tengah laut saat mengejar Nabi Musa tetapi tidak diceritakan mengenai mayat Firaun.
Sementara dalam Kitab Perjanjian Lama (Injil Lama) pula yang diceritakan dalam kitab itu hanyalah: “Air (laut) pun kembali seperti sebuah lautan yang berombak dan beralun, menenggelamkan kereta-kereta (chariot) kuda, pasukan berkuda dan seluruh bala tentera Firaun tanpa ada seorang pun yang berjaya menyelamatkan diri. Tetapi anak-anak Israel dapat menyelamatkan diri atas daratan kering di tengah-tengah laut itu”. (Exodus 14:28 dan Psalm 136:15)
Penemuan Roda Kereta Firaun di dasar Laut Merah
Dr.Bucaille sangat terkejut kerana tidak ada disebut langsung mengenai apa yang terjadi seterusnya kepada mayat Firaun selepas tenggelam.
Ini menjadikan beliau semakin kebingungan. Apabila mumia dikembalikan semula ke Mesir, Dr. Bucaille terus mendapatkan kepastian mengenai mumia itu. Lalu beliau memutuskan untuk bertemu dengan para ilmuwan Islam mengenai sejarah Nabi Musa, kekejaman Firaun sehinggalah Bani Israel meninggalkan Mesir dan dikejar Firaun dengan seluruh bala tentera di belakang mereka.
Maka salah seorang mereka terus bangun dan membaca ayat al-Quran berhubung sejarah tersebut untuk Dr. Bucaille mendengarkannya sendiri: “Maka pada hari ini Kami selamatkan badan kamu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudah kamu dan sesungguhnya kebanyakan manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (Yunus: 92)
Apabila mendengar ayat ini, hati Dr. Bucaille benar-benar tersentuh. Beliau akhirnya mengakui kebenaran ayat itu kerana ia dapat diterima akal dan memberikan satu inspirasi serta dorongan kepada sains untuk maju meneroka lebih jauh lagi.
Lalu dengan hati yang begitu sebak dan keharuan, beliau pun bangun dan dengan suara yang lantang berkata: “Sesungguhnya aku masuk Islam dan beriman dengan al-Quran ini.” Tidak sekadar beliau mengakui kebenaran dan memeluk Islam tetapi beliau kemudiannya pulang ke Perancis dengan mengkaji seluruh isi al-Quran.
Akhirnya beliau berjaya menerbitkan buku yang sangat mengejutkan seluruh dunia dan sehingga kini telah diterjemahkan dalam pelbagai bahasa pada tahun 1976, iaitu The Bible, the Qur’an, and Science : The Holy Scriptures Examined in the Light of Modern Knowledge.
Melalui buku ini, Dr. Bucaille yang kemudiannya dikenali sebagai Dr. Yahya Maurice Bucaille berjaya membuktikan bahawa al-Quran adalah selari dengan fakta-fakta sains sementara kitab Injil adalah sebaliknya.
“Sains dan Islam umpama saudara kembar yang tidak boleh berpisah. Ini kerana dalam Injil terdapat pelbagai kesilapan dari aspek saintifik tetapi tiada sedikitpun kesilapan seperti itu ada dalam al-Quran.
“Al-Quran yang di dalamnya diceritakan segala penjelasan mengenai fenomena alam semula jadi yang sangat bertepatan dengan sains moden,” katanya. Beliau memberikan kesimpulan bahawa tidak syak lagi al-Quran benar-benar kalam Allah.

 

 

 
Saintis Perancis Memeluk Islam Setelah Mengkaji Penemuan Mayat Firaun Pada pertengahan tahun 1975.

Presiden Perancis menawarkan kerajaan Mesir bantuan untuk meneliti, mempelajari dan menganalisis mumia Firaun, Ramsess II yang sangat terkenal. Firaun yang dikatakan hidup di zaman Nabi Musa yang akhirnya mati tenggelam dalam Laut Merah ketika mengejar Musa dan para pengikut baginda yang melarikan diri daripada kekejamannya. Mesir menyambut baik tawaran itu dan membenarkan mumia itu diterbangkan ke Paris.


Malah ketika sampai di sana kedatangan mumia itu disambut dengan pesta dan keramaian. Ini termasuklah apabila Mitterand dan para pemimpin Perancis yang lain tunduk hormat ketika mumia itu dibawa lalu di hadapan mereka. Mumia itu kemudiannya diletakkan di ruang khas di Pusat Arkeologi Perancis. Di situ ia bakal diperiksa sekali gus membongkar rahsianya oleh para pakar, doktor bedah dan autopsi Perancis yang dipimpin oleh doktor yang sangat terkenal, Prof. Dr. Maurice Bucaille.

Bucaille seorang pakar bedah kenamaan Perancis yang dilahirkan di Pont-L’Eveque pada 19 Julai 1920. Memulakan kerjaya di bidang perubatan am dan pada tahun 1945 beliau diiktiraf sebagai pakar di bidang gastroentorologi. Ramai kerabat diraja dan keluarga pemimpin dunia menggunakan khidmat Dr. Bucaille, termasuk Raja Faisal Arab Saudi dan pemimpin Mesir, Anwar Sadat. Lalu kesempatan beliau untuk membedah dan menyiasat mumia Firaun, mengerah seluruh tenaga dan mindanya untuk menguak misteri di sebalik penyebab kematian raja Mesir kuno itu.

Ternyata, hasilnya sangat mengejutkan. Dr. Bucaille menemukan sisa-sisa garam yang masih melekat pada jasad mumia tersebut sebagai bukti terbesar bahawa Firaun itu mati akibat tenggelam di dalam laut. Iaitu jasadnya segera dikeluarkan dari laut, ‘dirawat’ segera dan dijadikan mumia supaya jasad itu kekal awet.

Namun penemuan itu menimbulkan persoalan yang sangat besar kepada Dr. Bucaille. Bagaimana jasad tersebut masih dalam keadaan sangat baik berbanding jasad-jasad yang lazimnya tenggelam dan dikeluarkan daripada laut? Lalu beliau menyiapkan sebuah laporan akhir yang diyakininya sebagai penemuan baru, iaitu proses menyelamatkan mayat Firaun dari laut dan kaedah pengawetannya.

Laporan tersebut diterbitkan dengan tajuk; Mumia Firaun: Sebuah Penelitian Perubatan Moden (judul asalnya; Les Momies Des Pharaons Et La Midecine). Ekoran penerbitan laporan itu, Dr Bucaille dianugerah penghargaan tertinggi kerajaan iaitu Le Prix Diane Potier-Boes (Penghargaan Dalam Sejarah) oleh Academie Frantaise dan anugerah Prix General daripada Academie Nationale De Medicine, Perancis. KISAH FIRAUN DI DALAM AL QURAN.

Namun seorang rakan sempat membisikkan kepada Dr. Bucaille bahawa penemuan ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. “Jangan tergesa-gesa kerana sesungguhnya umat Islam telah berbicara mengenai peristiwa Firaun yang mati lemas dan mayatnya dipelihara sehingga hari ini!” Namun kata-kata itu ditentang keras oleh Dr. Bucaille kerana beliau menganggap sangat mustahil. Baginya membongkar sesebuah misteri yang lama tidak mungkin dapat diketahui kecuali dengan perkembangan teknologi moden, peralatan dan makmal canggih yang mutakhir dan tepat.

Dr. Bucaille menjadi serba salah dan bingung apabila diberitahu bahawa al-Quran yang diyakini dan dipercayai oleh umat Islam telahpun meriwayatkan kisah tenggelamnya Firaun dan kemudian mayatnya diselamatkan.

Beliau semakin tertanya-tanya, bagaimana perkara seperti itu dapat diterima oleh akal kerana mumia itu baru sahaja ditemui sekitar tahun 1898. Sedangkan al-Quran telah ada di tangan umat Islam sejak ribuan tahun sebelumnya. Sambil mata tidak lepas memandang mumia Firauan yang terbujur di hadapannya, Dr. Bucaille terus tertanya-tanya bagaimana al-Quran dapat membicarakan kisah Firaun yang jasadnya diselamatkan dari hancur sejak ribuan tahun lalu. “Apakah masuk akal di hadapanku ini adalah Firaun yang cuba menangkap Musa (Nabi)? Apakah masuk akal Muhammad (Nabi) mengetahui hal sejarah ini? Pada hal kejadian Musa dikejar Firaun telah berlaku sebelum al-Quran diturunkan,” bicara hatinya sendirian.

Lalu beliau mendapatkan kitab Injil yang di dalamnya hanya membicarakan Firaun yang tenggelam di tengah laut saat mengejar Nabi Musa tetapi tidak diceritakan mengenai mayat Firaun. Sementara dalam Kitab Perjanjian Lama (Injil Lama) pula yang diceritakan dalam kitab itu hanyalah: “Air (laut) pun kembali seperti sebuah lautan yang berombak dan beralun, menenggelamkan kereta-kereta (chariot) kuda, pasukan berkuda dan seluruh bala tentera Firaun tanpa ada seorang pun yang berjaya menyelamatkan diri. Tetapi anak-anak Israel dapat menyelamatkan diri atas daratan kering di tengah-tengah laut itu”. (Exodus 14:28 dan Psalm 136:15) Dr. Bucaille sangat terkejut kerana tidak ada disebut langsung mengenai apa yang terjadi seterusnya kepada mayat Firaun selepas tenggelam itu. Ini menjadikan beliau semakin kebingungan.

Apabila mumia dikembalikan semula ke Mesir, Dr. Bucaille terus mendapatkan kepastian mengenai mumia itu. Lalu beliau memutuskan untuk bertemu dengan para ilmuwan Islam mengenai sejarah Nabi Musa, kekejaman Firaun sehinggalah Bani Israel meninggalkan Mesir dan dikejar Firaun dengan seluruh bala tentera di belakang mereka. Maka salah seorang mereka terus bangun dan membaca ayat al-Quran berhubung sejarah tersebut untuk Dr. Bucaille mendengarkannya sendiri: “Maka pada hari ini Kami selamatkan badan kamu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudah kamu dan sesungguhnya kebanyakan manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. (Yunus: 92).” Apabila mendengar ayat ini, hati Dr. Bucaille benar-benar tersentuh. Beliau akhirnya mengakui kebenaran ayat itu kerana ia dapat diterima akal dan memberikan satu inspirasi serta dorongan kepada sains untuk maju meneroka lebih jauh lagi.

Lalu dengan hati yang begitu bergetaran dalam menahan sebak dan keharuan, beliau pun bangun dan dengan suara yang lantang berkata: “Sesungguhnya aku masuk Islam dan beriman dengan al-Quran ini.” Tidak sekadar beliau mengakui kebenaran dan memeluk Islam tetapi beliau kemudiannya pulang ke Perancis dengan menggali seluruh isi al-Quran. Akhirnya beliau berjaya menerbitkan buku yang sangat mengejutkan seluruh dunia dan sehingga kini telah diterjemahkan dalam pelbagai bahasa pada tahun 1976, iaitu The Bible, the Qur’an, and Science : The Holy Scriptures Examined in the Light of Modern Knowledge.

Melalui buku ini, Dr. Bucaille yang kemudiannya dikenali sebagai Dr. Yahya Maurice Bucaille berjaya membuktikan bahawa al-Quran adalah selari dengan fakta-fakta sains sementara kitab Injil adalah sebaliknya. “Sains dan Islam umpama saudara kembar yang tidak boleh berpisah. Ini kerana dalam Injil terdapat pelbagai kesilapan dari aspek saintifik tetapi tiada sedikitpun kesilapan seperti itu ada dalam al-Quran. “Al-Quran yang di dalamnya diceritakan segala penjelasan mengenai fenomena alam semula jadi yang sangat bertepatan dengan sains moden,” katanya. Beliau memberikan kesimpulan bahawa tidak syak lagi al-Quran benar-benar kalam Allah.

Read the rest of this entry »

Perang Dunia I

Posted: 17 June 2014 in Uncategorized

Perang Dunia I atau Perang Dunia Pertama, disingkat PD I, dan istilah-istilah dalam bahasa Inggris lainnya : “Great War”, “War of the Nations”, dan “War to End All Wars” (Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah konflik dunia yang berlangsung dari 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918, yang berawal dari Semenanjung Balkan.

Sejarah Perang Dunia I

Pihak Yang Terlibat :
1. Blok Sekutu

Flag of Russia.svg Rusia
Flag of France.svg Perancis
Flag of the United Kingdom.svg Britania Raya
Flag of Canada-1868-Red.svg Kanada
Flag of Italy (1861-1946).svg Italia
US flag 48 stars.svg Amerika Serikat

Negara-negara yang bergabung :

1. Kerajaan Serbia
2. Kerajaan Rusia (sampai November 1917)
3. Perancis (termasuk pasukan dari negara koloni Perancis)
4. Kerajaan Inggris : Read the rest of this entry »